Sistem jaringan, baik itu skala kecil maupun skala besar, memerlukan sebuah perangkat yang disebut sebagai router. Perangkat router ini menentukan titik jaringan berikutnya di mana sebuah paket data dikirim ke jalur-jalur jaringan yang dituju.
Sebuah perangkat router umumnya terhubung sedikitnya ke dua jaringan, dalam konfigurasi dua buah LAN (Local Area Network) dengan WAN (Wide Area Network, seperti akses pita lebar broadband) atau sebuah LAN dengan jaringan penyedia akses internet (Internet Service Provider, ISP). Sebuah router biasanya terletak pada sebuah gateway, tempat di mana dua atau lebih jaringan terkoneksi satu sama lainnya.
Ada banyak router yang tersedia di pasaran yang dijual dengan harga yang bervariasi, tergantung dari kebutuhan sebuah jaringan. Untuk penggunaan akses broadband yang dikombinasi dengan penggunaan fasilitas nirkabel berupa Access Point, umumnya perangkat ini sudah dilengkapi dengan sebuah fasilitas router yang sudah lumayan lengkap.
Namun, untuk sebuah usaha kecil menengah dengan kebutuhan beberapa jasa jaringan seperti e-mail, web server, dan sejenisnya untuk menggunakan beberapa alamat protokol internet (IP address), perangkat router yang tersedia akan menjadi sangat mahal. Apalagi, kalau IP address yang digunakan hanya dalam jumlah yang terbatas, maka penggunaan perangkat keras router bermerek menjadi terlalu mahal.
Dana terbatas
Salah satu kemungkinan adalah membuat sendiri apa yang disebut PC router, menggunakan komputer sederhana dan murah dan memiliki dua perangkat Ethernet masing-masing digunakan untuk jaringan lokal dan lainnya untuk akses ke jaringan WAN (terhubung ke ISP). Perangkat PC router ini kemudian diisi dengan sebuah perangkat lunak router buatan Mikrotik (www.mikrotik.com) dengan membayar lisensi sekitar 45 dollar AS.
Perangkat lunak router Mikrotik memiliki seluruh fasilitas routing yang dibutuhkan, mampu mengendalikan jaringan kerja yang kompleks. Penggunaan dan pemasangannya sederhana, cukup dengan pelatihan sebentar saja, sebuah UKM mampu menggunakan fasilitas router ini tanpa harus memiliki departemen teknologi informasi sendiri.
Fitur PC router Mikrotik ini mencakup load balancing untuk membagi beban akses jaringan, fasilitas tunneling untuk membuat akses aman VPN (Virtual Provate Network), bandwith management untuk mengatur berbagai protokol dan port, serta memiliki kemampuan untuk dikombinasikan dengan jaringan nirkabel.
Miktrotik juga menyediakan fasilitas firewall untuk melindungi akses dari berbagai ancaman yang tersebar di internet. Mereka yang memiliki dana terbatas tapi menginginkan akses jaringan di dalam dan luar yang aman, mudah digunakan, murah, dan tangguh, menggunakan Mikrotik adalah pilihan yang menarik.
Ada beberapa jenis produk Switch pada Mikrotik yang bisa digunakan untuk menghandle komunikasi jaringan di layer. Secara garis besar produk switch tersebut fungsinya sama, mungkin tidak sedikit yang bingung sebaiknya pilih perangkat switch yang mana untuk memenuhi kebutuhan jaringan Anda.
Switch Mikrotik memiliki beberapa type antara lain RB260 series, CRS series dan CSS series. Masing – masing type switch tersebut memiliki keunggulan tersendiri. RB260 Series dan Cloud Smart Switch (CSS) menggunakan SwOS. Switch OS Mikrotik memiliki fitur yang cukup lengkap untuk melakukan manajemen trafik Layer2. Bisa di akses menggunakan Browser apa saja karena memang bersifat web base. Menu – menu dalam melakukan manajemen juga simple.
Bisa dikatakan CSS series merupakan generasi penerus RB260series karena SwOS di CSS series telah di kembangkan dengan beberapa fitur tambahan. Tidak hanya support Vlan CSS series juga sudah dilengkapi dengan fitur RSTP dan Port isolation.
Cloud Router Switch(CRS) series merupakan sebuah Switch yang menggunakan Operating system RouterOS Mikrotik di dalamnya dan mampu melakukan manajemen trafik Layer3 (Routing). Tak heran CRS series sering disebut sebagai Switch Layer3.
Seperti yang sudah kita ketahui RouterOS Mikrotik pada routerboard memiliki banyak fitur yang dapat memenuhi hampir semua kebutuhan dijaringan kita. Untuk RouterOS yang dimiliki CRS series ini berbeda, RouterOS pada CRS series memiliki Fitur Switch yang lebih lengkap dibandingkan RouterOS pada Routerboard type lain.
Dari segi konfigurasi, jika dibandingkan dengan fitur Switch pada CSS series (SwOS), parameter – parameter yang ada pada CRS series lebih lengkap dan detail.
CRS series memiliki banyak type, satu dengan yang lain memiliki keunggulan masing-masing. Keunggulan tersebut bisa dilihat dari segi hardware maupun fitur yang dimiliki setiap perangkat.
Dari segi hardware misalnya perbedaan jumlah port ethernet, besarnya RAM, besarnya Processor, jenis interface yang digunakan, sampai dengan bentuk case yang digunakan seperti Rackmount Case atau Desktop Case.
Kita ambil contoh perbandingan CRS125-24G-1S-RM dengan CRS226 CRS226-24G-2S+RM (Rackmount Case). Dari segi hardware, CRS125-24G-1S-RM memiliki CPU dan RAM lebih besar dibanding CRS226-24G-2S+RM. Bagaimana dg CRS226 ? Selain memiliki 24 gigabit ethernet, CRS226-24G-2S+RM juga dibekali dg 2 SFP+ (10G).
Dari segi fitur CRS226-24G-2S+RM sudah support ACL untuk lebih menambah keamanan jaringan. Perbandingan selengkapnya bisa dilihat pada tabel berikut :
Sumber: mikrotik.co.id
Begitu banyak merek dan principal yang ada di pasar dengan harga murah dan kualitas yang seimbang atau mirip. Tapi, kenapa memilih produk buatan CISCO yang terbilang mahal? Berikut alasannya:
1. Produk Berkualitas
Kualitas disini bisa dilihat dari hal-hal yang terkecil, seperti : Pemilihan bahan casing untuk setiap produknya. Casing pada produk-produk buatan CISCO bukanlah sekedar terbuat dari plastik tipis biasa yang dicat metalik agar menyerupai logam sehingga memberi kesan kokoh. Tapi, casing pada produk-produk buatan CISCO terbuat dari logam maupun plastik berkualitas tinggi dengan ketebalan yang lebih tebal sehingga mampu memberikan perlindungan lebih kokoh pada komponen yang ada didalamnya. Sehingga, bukan hanya memberi kesan, tapi memang memberikan kualitas yang lebih baik. Pemilihan bahan untuk komponen dalam produk-produk CISCO. Anda bisa lihat dari port UTP yg ada disetiap produk CISCO. Port UTP ini tidak mudah merenggang akibat dari pemilihan bahan baku yang buruk. Menjamin port UTP itu mampu memberikan kinerja untuk waktu yang lebih lama. Anda tidak perlu khawatir salah satu atau beberapa port UTP pada switch / router CISCO yang anda beli akan mati jika sering dilepas pasang dengan RJ45. CISCO memikirkan, mendesain, dan membuat setiap produknya dengan sangat cermat. Misalnya, saat anda membutuhkan sebuah perangkat untuk jaringan yang tidak menggunakan fan / fanless, maka anda tidak perlu kuatir dengan sistem airflow / aliran udara yang terjadi didalamnya karena CISCO sudah memperhitungkan, mendesain, dan membuat setiap produknya sesuai dengan peruntukannya. Demikian juga saat anda membutuhkan produk yang menggunakan fan didalamnya / integerated fan, maka anda tidak perlu kuatir dengan perputaran dan kinerja dari fan tersebut karena semua sudah diperhitungkan dengan cermat oleh CISCO. CISCO menuliskan keterangan dan semua informasi pada kardus pembungkus maupun pada buku/dokumen manualnya sama seperti yang ada didalam produk tersebut. Misalnya, jika tertulis membutuhkan arus listrik sebesar 12 watt, maka produk tersebut memang hanya akan mengkonsumsi listrik sebesar 12 watt.
Bahkan, saat anda tidak lagi menggunakan perangkat buatan CISCO tersebut, dan kondisi perangkat itu masih bekerja normal, anda masih bisa menjualnya kembali kepada pihak lain yang membutuhkan, dengan harga yang lebih tinggi dari perangkat second hand merek lain.
2. Biaya operasional yang lebih rendah.
CISCO memiliki banyak produk yang sudah memiliki fasilitas untuk VPN dan Firewall. Sehingga, dengan menggunakan produk-produk tersebut, anda tidak lagi harus menyediakan VPN dan firewall lagi.
Jika anda membeli produk CISCO yang sudah memiliki fasilitas firewall dan VPN yang hanya membutuhkan listrik sebesar 12 watt tentu anda tidak lagi harus memikirkan membangun firewall dan VPN sendiri dari sebuah komputer rakitan yang membutuhkan listrik lebih dari 300 watt. Ditambah lagi, untuk mengendalikan fasilitas VPN maupun firewall tersebut, anda cukup mengaksesnya melalui webbrowser di komputer anda dan tidak memerlukan sebuah terminal khusus.
Banyak orang yang berusaha membangun sebuah jaringan yang dianggapnya berbiaya murah untuk pengadaan dan perawatannya. Mereka mencoba membeli banyak komponen jaringan yang terpisah-pisah. Misalnya, untuk membuat sebuah router, mereka membeli sebuah komputer rakitan yang membutuhkan PSU, Motherboard, Processor, memory, beberapa LAN card, harddisk. Kemudian menginstalkan Operating System, melakukan setting untuk mengatur load balancing, VPN, dan firewall yang sering kali harus dilakukan beberapa kali untuk menemukan “resep” yang tepat. Untuk memberikan dukungan maksimal kepada komputer router tersebut, mereka juga harus membeli unit UPS yang berkualitas baik. Anda bisa bayangkan, untuk mengadakan sebuah komputer rakitan saja, membutuhkan biaya setidaknya 1,3 juta rupiah itu belum termasuk unit UPS-nya. Belum lagi membutuhkan waktu setidaknya 15 menit untuk merakitnya, dan butuh waktu beberapa jam untuk bisa menemukan “resep” settingan yang tepat. Dan jika komputer router itu sudah dianggap bekerja baik, maka harus ditempatkan pada kondisi ruangan yang juga mendukung, setidaknya dari sisi suhu-nya. Masih dibutuhkan unit pendingin ruangan / AC untuk mendukung kinerja dari komputer router tersebut. Saat semuanya sudah selesai, masih dibutuhkan biaya lagi untuk operasional komputer router itu.
Sebuah PC rakitan, setidaknya membutuhkan daya listrik sebesar 180 – 230 watt setiap jam-nya, itu belum termasuk menyalakan monitor dan belum termasuk biaya listrik untuk unit pendingin-nya. Belum lagi termasuk biaya perawatan unit pendingin, biaya tambah freon, biaya reparasi jika terjadi kerusakan, dan sebagainya,
Jika dibandingkan dengan menggunakan 1 unit router CISCO yang cukup membutuhkan listrik sebesar 12 watt, tentu bisa dibandingkan biaya listrik untuk operasional perangkat router tersebut.
Pada banyak kasus, seringkali orang memilih produk yang murah untuk jaringan, tetapi belum genap masa garansi-nya berakhir sudah harus beberapa kali diganti akibat produk tersebut sering bermasalah. Entah itu akibat dari :
- Lonjakan listrik. Produk tersebut memberikan toleransi yang terlalu kecil terhadap lonjakan listrik ditempat anda yang sebenarnya lonjakan tersebut masih berada pada tahap normal sesuai standar PLN di Indonesia.Akibatnya, produk tersebut mengalami konsleting pada bagian komponen didalamnya.
- Suhu yang dinilai terlalu ekstrim. Produk itu pada dasarnya tidak memiliki desain aliran udara yang baik, sehingga jika suhu ruangan terlalu tinggi, maka terjadi gangguan pada kinerja pada komponen-nya.
- Kesalahan penempatan. Produk tersebut didesain hanya untuk sedikit pilihan kondisi penempatan dan tidak flexibel untuk ditempatkan di lokasi lain yang berbeda kondisinya. Misalnya, hanya bisa ditempatkan diatas meja. Sehingga jika ada lokasi yang tidak ada meja-nya dan harus di gantung di dinding, maka produk tersebut mengalami gangguan yang tidak jelas sebabnya.
- Kesalahan awal pada desain jaringan. Tidak ada keterangan jelas pada layer berapa produk tersebut bisa bekerja dengan baik, akibatnya, bagian IT hanya bisa melakukan trial & error beberapa kali untuk bisa mengerti.
- Perlakuan yang tidak semestinya. Produk tersebut memiliki batasan-batasan fisik yang tidak bisa dilewatinya. Misalnya, akibat dari terlalu sering melepas pasang RJ45, maka port UTP-nya menjadi renggang. Hal ini menyebabkan bagian IT harus mencari port UTP lain yang masih bisa berfungsi atau harus membeli sebuah switch / router yang memiliki port berjumlah banyak sebagai backup jika beberapa port UTP mengalami gangguan.
Akibat terlalu sering-nya produk tersebut di replace / diganti, maka secara otomatis layanan terhadap jaringan akan terganggu. Mungkin saja, beberapa departemen pada kantor / industri anda sering kali harus melakukan pekerjaan manual yang membutuhkan waktu lebih lama dengan prosedur yang lebih rumit yang mengakibatkan lamban-nya kinerja mereka. Keterlambatan pada suatu departemen tentu akan memicu reaksi berantai pada departemen lain yang berkaitan. Dan bisa saja mengakibatkan kerugian yang nilainya jauh lebih besar daripada sekedar membeli perangkat jaringan yang berkualitas.
3. CISCO juga mementingkan sistem yang terintegerasi.
Setiap produk CISCO, mulai dari switch, router, access point, bisa bekerja sama dengan baik jika digabungkan bersama dalam suatu jaringan. Bahkan, banyak router buatan CISCO yang sudah memiliki fasilitas firewall dan VPN-nya sendiri, sehingga anda tidak perlu repot-repot menyediakan / membuat firewall dan VPN sendiri. Bahkan, beberapa seri rendah maupun menengah buatan CISCO, baik yang memiliki harddisk maupun tidak, juga sudah memiliki load balancing-nya sendiri, sehingga anda tidak perlu menambahkan perangkat lain untuk sekedar memberikan fasilitas load balancing.
Jadi, CISCO juga sudah memikirkan dan membuat lapisan-lapisan pengamanan untuk jaringan milik anda secara terintegerasi.
Saat anda membeli perangkat buatan CISCO, CISCO juga memberitahukan anda perangkat apa saja yang bisa bekerja sama dengan perangkat yang sudah anda pilih, sehingga anda tidak perlu lagi bingung memilih dan menggabungkan perangkat yang sudah ada dengan perangkat lain.
Dari berbagai Sumber
Berbagai jenis router Mikrotik yang tersedia di pasaran dengan level atau tingkatan kecanggihannya masing-masing. Router Mikrotik yang sering digunakan dalam beberapa penyedia layanan jasa setting Mikrotik Indonesia adalah router Mikrotik dengan harga yang terjangkau. Namun perlu diketahui, bahwa tersedia router Mikrotik dari harga yang terjangkau hingga harga yang super mahal. Semakin canggih teknologi yang dihadirkan dan dimiliki oleh sebuah router Mikrotik, maka harga yang dibandrolkan pun akan semakin mahal. Sudah menjadi hukum alam yang wajar terjadi.
Dapat digunakan sebagai routing
Router Mikrotik ini memiliki kemampuan routing yang dapat menghubungkan perangkat lebih dari satu jaringan serta dapat memilih jalur yang paling optimal menuju ke perangkat komputer atau perangkat lainnya.
Hal inilah yang menjadi salah satu alasan banyak yang memilih Mikrotik sebagai routernya. Sebagai contoh, semisal terdapat tiga kantor cabang penyedia jaringan A, B dan C, maka peran router Mikrotik disini sebagai pengatur jalur ketiga kantor A, B dan C sehingga dapat terhubung dengan sempurna satu dengan yang lainnya ke dalam suatu jaringan internet.
Dapat digunakan untuk Acces Point
Selain digunakan sebagai proses routing yang menghasilkan kinerja maksimal, router Mikrotik juga berfungsi sebagai aces point yang handal dan mumpuni pada jaringan WiFi. Hal ini disebabkan router Mikrotik dibekali dengan interface wireless yang memiliki cakupan sangat luas. Sebagai contoh, kini telah banyak sekali satuan pendidikan seperti sekolah, perguruan tinggi, kafe hingga layanan publik lainnya yang menerapkan Mikrotik sebagai router yang terbilang sangat efektif dan efisien baik saat pemasangan maupun dalam proses penggunaannya. Jika Anda memiliki pengetahuan setting Mikrotik yang tepat, maka proses instalasinya akan jauh lebih mudah dengan hasil yang memuaskan.
Dapat digunakan sebagai Internet Gateway bagi LAN
Pada proses Local Area Networl atau LAN yang memiliki jaringan lokal juga dapat bekerja secara maksimal apabila terdapat router Mikrotik yang benar-benar profesional dijadikan media jaringan. Router Mikrotik juga dapat digunakan sebagai gateway jaringan lokal sehingga dapat menghubungkan beragam jaringan lokal tersebut yang nantinya dihubungkan ke internet secara lebih luas.
Meskipun memiliki manfaat yang banyak dan beragam, namun jangan cemas karena biaya jasa setting Mikrotik sama seperti pemasangan atau instalasi setting produk lainnya. Router Mikrotik nantinya akan dapat mengatur ruang gerak dan lintasan data pada jaringan internet yang masuk maupun yang keluar. Bahkan router Mikrotik juga sangat efektif berfungsi sebagai pengatur konten yang dapat atau tidak dapat diakses oleh client. Konfigurasi LAN dapat dijalankan hanya dengan memanfaatkan PC Mikrotik router OS dan dengan hardware requirements yang cukup rendah yang berfungsi untuk memudahkan prosesnya.
Dapat digunakan sebagai Virtual Private Network atau VPN
Banyak yang tetap konsisten menggunakan produk Mikrotik karena manfaatnya yang jelas dan nyata serta menguntungkan. Salah satunya adalah dapat digunakannya router Mikrotik sebagai VPN. Maksudnya disini adalah router Mikrotik dapat menjalankan fungsi penghubung atau mengoneksikan satu jaringan dengan jaringan lain secara personal lewat jaringan internet publik.
Jika masih banyak orang yang beranggapan bahwa penggunaan jaringan internet publik memiliki privasi yang rendah dan sangat rawan dengan terjadinya pengambilan data tanpa ijin atau pencurian data, namun dengan VPN yang dikerjakan oleh router mikrotik menerapkan metode enskripsi untuk melakukan acak data sehingga kemanannya cukup terjamin dan tak perlu dikhawatirkan. Selain itu, pengacakan data juga bertujuan agar data yang ditransmisikan hanya bisa diakses oleh pihak atau orang yang memang memiliki hak untuk mengakses data atau file tersebut saja.
Memisahkan bandwith traffic
Manfaat router Mikrotik dalam kinerjanya yang selanjutnya adalah dapat memisahkan bandwith traffic. Yang dimaksud disini adalah bandwith traffic yang berasal dari luar atau internasional dan bandwith traffic yang berasal dari dalam negeri atau local serta yang lainnya. Dengan demikian, pengakses jaringan akan lebih dipermudah dan proses aksesnya menjadi terpusat pada data atau file dan resource yang benar-benar dibutuhkan. Para pengguna jaringan juga akan lebih merasa dipemudah dengan sistem yang dimiliki router Mikrotik ini.
Bagi Anda yang ingin mendapatkan informasi untuk mempelajari lebih luas tentang pemasangan atau instalasi jaringan internet khusus untuk perangkat Mikrotik, Anda dapat menghubungi di kontak kami.